Sosialisasi Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Barakat Mufakat oleh Dinas Sosial dan BPBD, Senin, 10 November 2025

Membangun Benteng Kesiapsiagaan: Sosialisasi Kampung Siaga Bencana (KSB) di Barakat Mufakat

Barakat Mufakat, 10 November 2025 – Dalam rangka memitigasi risiko dan meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana, Desa Barakat Mufakat telah menyelenggarakan kegiatan krusial: Sosialisasi Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB). Acara ini sukses dilaksanakan pada hari Senin, 10 November 2025, bertempat di Halaman Kantor Desa Barakat Mufakat.

Sosialisasi ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Desa Barakat Mufakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan responsif, didukung penuh oleh dua instansi kunci, yaitu Dinas Sosial Kabupaten dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten.

Solidaritas Tiga Pilar Kesiapsiagaan

Antusiasme dan kehadiran peserta dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya kesadaran warga Barakat Mufakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan. Acara ini dihadiri oleh tiga pilar utama kekuatan desa, meliputi:

  1. Seluruh Perangkat Desa Barakat Mufakat: Sebagai inisiator dan koordinator di tingkat pemerintahan desa.
  2. Ketua RT se-Desa Barakat Mufakat: Sebagai ujung tombak yang paling dekat dengan warga dan lingkungan RT masing-masing.
  3. Perwakilan Masyarakat Desa Barakat Mufakat: Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga relawan.

Materi Krusial dari Pakar Penanggulangan Bencana

Bapak Sekretaris Desa Barakat Mufakat membuka acara dengan menekankan bahwa KSB adalah investasi masa depan. “Di Barakat Mufakat, kita tidak hanya menunggu bantuan datang, kita harus menjadi pemberi pertolongan pertama bagi diri kita sendiri. KSB adalah jembatan untuk mencapai kemandirian dalam penanggulangan bencana,” ujarnya.

Para narasumber dari Dinas Sosial dan BPBD kemudian memberikan pemaparan mendalam, yang mencakup:

  • Identifikasi Ancaman: Pemetaan risiko bencana spesifik Desa Barakat Mufakat (misalnya, risiko banjir bandang dari sungai atau potensi kebakaran lahan).
  • Struktur dan Tugas KSB: Penjelasan rinci mengenai pembentukan satuan tugas KSB (seperti Tim Evakuasi, Tim Dapur Umum, dan Tim Pertolongan Pertama) dan pembagian tugasnya di setiap lingkungan RT.
  • Prosedur Standar Operasi (SOP) Bencana: Pelatihan dasar mengenai alur komunikasi, penandaan jalur evakuasi, dan titik kumpul yang aman.

Peran Sentral Ketua RT dan Masyarakat

Dalam sesi ini, peran Ketua RT menjadi sorotan utama. Ketua RT diharapkan menjadi leader di wilayahnya masing-masing, memastikan setiap kepala keluarga mengetahui informasi bencana dan jalur evakuasi terdekat. Seluruh peserta, terutama para Ketua RT, diajak untuk aktif berdiskusi mengenai implementasi KSB di wilayah padat penduduk dan wilayah dengan akses sulit.

Peserta dari kalangan masyarakat menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk menjadi relawan aktif dalam tim KSB, sekaligus mengedukasi keluarga dan tetangga mereka.

Komitmen Bersama untuk Barakat Mufakat Tangguh

Sosialisasi ini menandai langkah awal yang serius bagi Desa Barakat Mufakat untuk memiliki sistem kesiapsiagaan bencana yang terorganisir, terpadu, dan berbasis komunitas. Kerja sama antara Pemerintah Desa, Dinas Sosial, dan BPBD diharapkan terus berlanjut hingga KSB benar-benar berfungsi optimal.

Mari kita jadikan pengetahuan yang didapat ini sebagai bekal untuk menjaga diri dan lingkungan kita. Barakat Mufakat Siap, Masyarakat Selamat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top